Penyakit Paru Paru Dan Obat

Penyakit Fibrosis Paru Paru Yang Sangat Berbahaya

Fibrosis Paru adalah munculnya jaringan parut pada paru-paru yang menyebabkan kerusakan dan terganggunya fungsi paru-paru. Kerusakan ini menyebabkan jaringan di sekitar kantung udara di dalam paru-paru (alveolus) menebal dan kaku sehingga sulit bagi oksigen untuk masuk ke dalam darah. Penyakit Paru Paru Membengkak

Seorang penderita fibrosis paru akan mengalami kesulitan bernapas diakibatkan kondisi yang terjadi pada paru-parunya tersebut. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, namun penyebabnya yang sesungguhnya masih belum diketahui hingga kini sehingga penyakit ini biasa disebut juga dengan fibrosis paru idiopatik. Penyakit Paru Paru Sesak Nafas

 

Orang-orang yang berusia lanjut merupakan kelompok orang yang rentan terkena penyakit ini, yaitu usia 50 tahun ke atas. Angka kejadian pada pria tercatat lebih tinggi dibandingkan wanita. Pengobatan penyakit ini bertujuan untuk mengurangi gejala yang dirasakan penderitanya karena paru-paru yang rusak akibat ini tidak bisa diperbaiki.

Penyebab Fibrosis Paru

Kerusakan paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang berbeda, termasuk terapi radiasi maupun dari obat-obatan tertentu. Walau penyebab pastinya masih belum diketahui, berikut adalah beberapa faktor utama dan faktor risiko yang bisa menjadi pemicu fibrosis paru. Sakit Paru Paru Sesak Nafas

Kondisi medis. Fibrosis paru dapat berkembang dari beberapa penyakit yang dimiliki oleh seseorang, seperti pneumonia, rheumatoid arthritis, sarkoidosis, dermatomyositis, dan berbagai penyakit jaringan ikat.

Obat-obatan tertentu. Beberapa obat-obatan yang dapat merusak jaringan di paru-paru, antara lain obat kemoterapi, penyakit jantung, antiinflamasi, dan antibiotik. Penyakit Paru Paru Dan Pengobatannya

Pengobatan dengan menggunakan terapi radiasi. Pengobatan ini akan merusak paru-paru jika dilakukan dalam jumlah yang banyak, waktu yang lama, terdapat penyakit paru yang mendasari, dan digabung dengan kemoterapi. Tanda-tanda kerusakan paru dapat mulai terlihat berbulan-bulan hingga tahunan sejak penderita pertama terpapar radiasi.

Faktor lingkungan yang berhubungan dengan pekerjaan atau okupasi. Lingkungan atau pekerjaan yang membuat seseorang terpapar zat beracun atau sumber polusi dalam jangka panjang juga dapat membahayakan paru-parunya. Beberapa zat dan pekerjaan yang berisiko, antara lain serbuk batu bara, asbes, silika, logam keras, butiran debu, kotoran hewan maupun burung, pekerja tambang, konstruksi, dan buruh tani.

Usia dan jenis kelamin. Fibrosis paru lebih banyak dialami oleh pria lansia dan dewasa dibanding perempuan ataupun anak-anak. Penyakit Paru Paru Dan Penyebabnya

Faktor keturunan. Beberapa fibrosis paru diturunkan dalam keluarga sehingga faktor gen dapat menjadi faktor risiko dari kondisi ini.

Kebiasaan merokok. Asap tembakau, perokok, maupun orang yang pernah merokok, serta penderita emfisema akan memiliki risiko terkena fibrosis paru lebih besar dibanding orang yang tidak merokok sama sekali.

 

Gejala Fibrosis Paru

Gejala dan tingkat keparahan fibrosis paru dapat berbeda-beda pada masing-masing penderita. Penderita yang satu dapat mengalami gejala yang berat dengan kondisi yang memburuk dengan cepat, sementara penderita lainnya hanya mengalami gejala yang sedang dengan perkembangan yang lebih lambat.

Gejala fibrosis paru berkembang secara berkala, biasanya berlangsung selama lebih dari 6 bulan, dengan gejala yang paling sering dialami adalah sesak nafas dan batuk.

 

Berikut adalah gejala fibrosis paru lainnya yang perlu diperhatikan:

 

  • Nafas yang pendek hingga penderita mengalami kesulitan bernapas dengan baik (dyspnea), bahkan ketika melakukan aktivitas yang tergolong ringan, misalnya berpakaian. Tidak sedikit orang yang menganggap gejala ini sebagai akibat dari pertambahan usia atau kurangnya olahraga.
  • Kelelahan
  • Batuk kering
  • Nyeri otot dan sendi
  • Berkurangnya berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Ujung jari tangan dan kaki yang melebar dan membulat
  • Penderita dengan gejala yang memburuk dalam hitungan hari atau minggu akan memerlukan penanganan khusus dari dokter. Segera temui dokter jika Anda mengalami kesulitan bernapas selama beberapa waktu dan batuk yang berlangsung selama lebih dari 3 minggu. Obat Batuk Dan Tbc Ampuh

Diagnosis Fibrosis Paru

Sebelum merekomendasikan pengobatan apa yang sesuai untuk penderita fibrosis paru, dokter akan melakukan proses diagnosis yang terdiri dari evaluasi riwayat penyakit pasien dan keluarga, pemeriksaan fisik, dan berbagai tes penunjang.



Salah satu alternatif untuk mengobati Penyakit Paru Paru adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang bermanfaat membantu pengobatan penyakit anda, kami De Nature Indonesia menyediakan produk obat herbal untuk membantu penderita Penyakit Paru Paru

 
Detopar & Pipeca dari kami De Nature.
Salah satu produk Obat Herbal Alami, diproduksi lebih dari 10 tahun yang sudah dipercaya sampai sekarang. Terbuat dari bahan herbal, sehingga aman diko