Obat Eksim Untuk Ibu Hamil

Obat Eksim Untuk Ibu Hamil – Pernahkah anda mendeengar yang namanya penyakit gatal eksim, tahukah anda bahwa penyakit eksim merupakan penyakit kulit yang cukup menjengkelkan. Bagi yang menderita pastinya sangatlah terganggu. Lalu bagaimana cara mengatasinya yang baik dan efektif, untuk lebih jelasnya tentang penyakit eksim dan bagaimana cara mengatasinya. Mari simak bersama-sama artikel berikut ini.

Eksim merupakan sebutan umum yang digunakan dalam dunia medis untuk menggambarkan kondisi kulit yang mengalami peradangan dan biasa disertai dengan rasa gatal, melepuh, penebalan, bersisik kering bercak merah sampai menghitam. Penyakit eksim biasa menyerang bagian anggota tubuh seperti kulit kepala, wajah, lengan tangan, punggung, hingga kaki. Gejala yang ditimbulkan akan membuat siapa saja menjadi tidak nyaman karena rasa gatal yang ditimbulkan. Selain itu kadang penderitanya juga bisa tidak percaya diri dalam melakukan aktivitas, baik itu pada saat bekerja ataupun aktivitas biasa. Eksim sendiri dibagi menjadi beberapa macam berikut ini adalah macam-macam jenis eksim yang wajib anda ketahui

  • Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum. Kondisi eksim ini biasanya terjadi pada masa kanak-kanak, dan sering kali akan membaik seiring tumbuh kembang atau setelah dewasa.

Dermatitis atopik menyebabkan kulit gatal-gatal, kering, dan pecah-pecah. Peradangan kulit ini biasanya muncul pada tangan, kaki, pergelangan kaki dan tangan, leher, dada bagian atas, lipatan mata, bagian dalam sikut dan lutut. Ketika digaruk, kulit menjadi lecet dan membengkak. Ini yang mungkin sering dianggap sebagai eksim kering oleh kebanyakan orang Indonesia.

Orang-orang yang punya riwayat alergi lebih rentan memiliki eksim atopik, seperti orang dengan alergi makanan atau asma. Alergi adalah penyebab utama eksim pada anak-anak kecil. Ada juga beberapa pemicu yang diketahui dapat menyebabkan eksim atopik, seperti sabun, deterjen, stres, kelembapan rendah, alergi musiman, serta cuaca yang dingin.

  • Dermatitis kontak iritan

Dermatitis kontak iritan terjadi saat kulit mengalami kontak dengan bahan iritan, seperti kandungan asam, cairan pemutih, cairan pembersih, kerosene, dan deterjen. Eksim jenis ini sering menyerang para pekerja industri, terutama mereka yang bekerja di industri pertambangan, sumber daya alam, manufaktur, dan pelayanan medis.

Gejala yang lebih sering ditimbulkan oleh dermatitis kontak iritan adalah kulit yang terasa perih, panas, dan gatal. Sering tampak sebagai kulit kering atau kulit yang retak, ini mengapa banyak orang yang sering menyebut ini sebagai eksim kering. Pada beberapa kasus, dermatitis kontak iritan dapat menyebabkan bintil lepuhan yang bisa pecah terbuka menyebabkan kerak sehingga sering disebut sebagai eksim basah.

  • Dermatitis kontak alergi

Dermatitis kontak alergi terjadi saat kulit mengalami reaksi alergi setelah kontak dengan zat asing sehingga menyebabkan gatal dan iritasi. Penyebab umum dermatitis kontak alergi meliputi emas/nikel atau bahan metal lainnya, zat pewangi, sarung tangan lateks, bahan kosmetik, hingga tumbuhan poison oak atau poison ivy.

Pada dermatitis kontak alergi, ruam kulit dapat muncul pada area yang tersentuh zat dalam 24 sampai 48 jam. Gejala utama adalah kulit kering, memerah, melepuh, hingga pembengkakan pada mata, muka, atau selangkangan. Kemungkinan besar, eksim inilah yang juga dapat disebut dengan eksim kering.

  • Eksim Dyshidriotic

Eksim dishidrotik atau dishidrosis adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemunculan bintil-bintil kecil yang berisi cairan dan terasa gatal pada permukaan kulit telapak tangan dan/atau telapak kaki serta di sela-sela jari.

Lepuhan ini dapat terus muncul dan berlangsung sekitar 3 minggu. Bintil-bintil berisi cairan ini sering dikira sebagai eksim basah. Saat lepuhan mengering, kulit akan menjadi pecah-pecah yang terasa sakit. Jika Anda menggaruk area tersebut, Anda juga akan merasa kulit terasa lebih tebal dan kenyal. Ini yang disebut sebagai eksim kering.

Kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Eksim dishidrosis bisa disebabkan oleh paparan kromium (umumnya terdapat pada garam), alergi, tangan/kaki yang lembap, dan stres.

  • Eksim numular

Jenis eksim nummular umumnya menimbulkan lepuhan bentuk bulat di tubuh. Dalam bahasa latin, nummular juga punya arti sebagai koin. Eksim nummular dapat dipicu oleh reaksi terhadap gigitan serangga atau oleh reaksi alergi terhadap logam dan bahan kimia. Kulit kering juga bisa menyebabkan eksim ini terjadi.

  • Eksim statis

Eksim jenis statis merupakan eksim yang terjadi saat cairan bocor keluar dari pembuluh darah vena dan masuk ke dalam kulit Anda. Hal ini biasanya disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah (varises). Cairan yang bocor ini bisa menyebabkan pembengkakan, kemerahan, gatal, dan nyeri pada kulit. Inilah yang mungkin disebut dengan eksim basah oleh kebanyakan orang Indonesia.

  • Neurodermatitis

Neurodermatitis mirip dengan eksim dermatitis atopik. Kondisi ini menyebabkan adanya bercak tebal dan bersisik yang muncul di kulit Anda. Eksim ini biasanya sering dialami pada orang yang memiliki jenis eksim atau psoriasis lainnya. Masih belum diketahui apa yang menyebabkan neurodermatitis, meskipun beberapa dokter menduga stress bisa menjad salah satu pemicunya.

Sekali lagi ditegaskan bahwa tidak ada yang namanya eksim kering maupun eksim basah. Kemungkinan besar, Anda memiliki salah satu jenis eksim di atas. Oleh karena itu, diskusikan lebih lanjut dengan dokter mengenai gejala yang Anda alami.

Penyebab eksim

Hingga saat ini penyebab eksim masih dalam perdebatan para ahli, namun mereka berasumsi bahwa eksim disebabkan karena

  • Faktor genetik/keturunan

Penyekit ini dapat diturunkan dari orang tua pada anaknya, jadi apabila ada anggota keluarga yang menderita eksim maka anggota keluarga yang lainpun dapat terkena juga.

  • Faktor lingkungan

Eksim juga dapat disebabkan karena alergi lingkungan seperti alergi terhadap bulu binatang peliharaan,mtungau debu, serbuk sari, jamur; penyebab iritasi seperti bahan kimia produk rumah tangga, bahan pakaian, logam, makanan seperti produk susu, kerang dan kacang-kacangan, ikan dan seafood.

Perawatan Eksim

  • Hindari memakai pakaian ketat usahakan yang sedikit longgar karena untuk mengurang gesekan antara pakaian dan kulit
  • Jangan melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan keringat berlebihan
  • Hindari semua hal yang dapat menyebabkan alergi kulit
  • Oleskan krim steroid potensi ringan (hidrokortison), bersama dengan lotion anti-gatal (seperti caladine). Krim ini bisa mengurangi gejala eksim yang mengganggu
  • Bersihkan area dengan sabun hipoalergenik setiap hari dan berikan emolien setelah mandi.
  • Hindari stres, ini karena dapat membuat gatal eksim menjadi semakin parah
  • Hindari perubahan suhu secara tiba-tiba
  • Konsumsi makanan yang bergizi dan jaga kualitas tidur dengan baik untuk mencegah kambuhnya eksim
  • Waspada terhadap makanan dan alergen yang dapat memicu kekambuhan eksim
  • Hindari menggaruk kulit secara berlebihan karena bisa menimbulkan luka atau iritasi

Pengobatan eksim dengan Kapsul Bersih Darah dan Kapsul Eximtas dari De Nature Indonesia

Obat ini sangat cocok untuk mengobati berbagai masalah kulit, salah satunya adalah gatal eksim. Sudah terbukti khasiatnya dan banyak yang telah membuktikan. Terbuat 100% bahan herbal pilihan berkualitas yang teruji klinis. Selama proses produksi tidak tersentuh tangan jadi sudah dijamin bersih dan terhindar dari kontaminasi bakteri. Tidak akan menimbulkan efek samping dan ketergantungan obat. Aman juga dikonsumsi untuk ibu hamil dan anak di atas dua tahun. Segera dapatkan obat ini dan obati penyakit gatal anda sebelim semakin parah dan sulit untuk diobati.

BERIKUT INI ADALAH CARA PEMESANAN OBAT GATAL BERSIH DARAH DAN KAPSU EKSIMTAS

Nama Pemesan # Alamat Sesuai KTP # No Te