Penyakit Paru-Paru Dan Penyembuhannya

7 Gejala Paru-paru Bermasalah

Penyakit Paru-Paru Dan Penyembuhannya

Paru-paru sebagai salah satu organ vital di dalam tubuh manusia bekerja untuk mendapatkan oksigen dan bertugas mengeluarkan karbondioksida ketika kita menghela napas serta menyebarkan oksigen ke dalam darah. Sebagai organ vital, rupanya ada beragam penyakit yang berhubungan dengan paru-paru. Adapun Ciri Ciri Penyakit Paru Paru Yaitu :

Ciri-ciri Penyakit Paru-paru

  • Bungkuk di bagian punggung
Sepintas ketika melihat seseorang yang punggungnya bungkuk maka kita akan dapat mengatakan bahwa ia mengalami osteoporosis. Namun sebenarnya orang dengan postur bungkuk di bagian punggung dapat menandakan bahwa ia adalah penderita paru-paru bermasalah. Penyakit Paru Paru Terdapat Cairan
  • Berkeringat saat malam hari.
Berkeringat ketika melakukan olahraga sangat normal, namun saat hendak tidur dan kemudian berkeringan padahal hawa sama sekali tidak panas, hal ini patut untuk mendapat perhatian khusus. Biasanya orang dengan masalah paru-paru akan berkeringat dingin di malam hari yang ditunjukkan dari punggungnya yang basah.
  • Mudah cepat lelah.
Seseorang dengan masalah paru-paru akan menunjukkan ciri-ciri tubuh yang lemah. Pada umumnya, orang yang akan mengalami lemah dan lelah tubuh adalah mereka yang berjadwal dan berkegiatan padat, namun orang dengan penyakit paru-paru akan bisa sangat lelah walau sedikit melakukan aktivitas. Penyakit Paru Paru Penuh Cairan
  • Badan kurus
Penyakit paru-paru dapat membuat seseorang kelihatan begitu kurus dan inilah yang biasanya akan membuat orang merasa takut sebab cenderung menampakkan tonjolan tulang-tulangnya. Bagian tulang paling menonjol adalah tulang tangan, leher dan kaki dan ini dapat juga dikaitkan dengan kurangnya asupan gizi selain karena masalah pernapasan.
  • Batuk mengeluarkan darah
Apabila batuk terlalu sering adalah gejala dari paru-paru bermasalah, maka ciri yang akan semakin membantu Anda menyadari adanya ketidakberesan pada paru-paru Anda adalah ketika batuk mengeluarkan darah. Perhatikan apakah jenis batuk yang dialami, penyebab batuk berdahak, penyebab batuk berdarah, atau penyebab batuk kering dan berdahak di mana ketiganya jelas mempunyai risiko masing-masing.

Berikut Ini Adalah Penyebab Penyakit Pada Paru Paru :

 

Bakteri

 

Bakteri adalah sebagai penyebab utama timbulnya penyakit paru paru, yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Untuk beberapa orang, terutama pada orang tua, akan sering mengalami penyakit paru paru setelah terserang flu atau bahkan flu biasa. Banyak dari jenis bakteri ini, yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit paru paru. Penyakit Paru Paru Basah Ciri Ciri

Virus

Virus pernapasan menyebabkan hingga sepertiga dari seluruh kasus penyakit paru paru yang terjadi. Virus ini merupakan penyebab paru paru basah yang umum menyerag anak-anak di bawah 5 tahun. Sebagian besar kasus berupa radang paru-paru ringan yang dapat membaik sekitar 1 sampai 3 minggu tanpa pengobatan.

Jamur

Ada tiga jenis jamur tanah yang dapat menyebabkan penyakit paru paru terjadi, jamur ini adalah:

  • Coccidioidomycosis.
  • Histoplasmosis.
  • Cryptococcus.

Berikut adalah informasi gejala paru-paru bermasalah serta jenis dari penyakit penyebab paru-paru basah.

1. Mengalami Napas Pendek

Jika Anda mulai merasakan bahwa pernapasan Anda tidak bisa panjang alias pendek-pendek, hal ini bukan hanya sekadar faktor usia yang menua. Bisa jadi napas pendek-pendek tersebut adalah gejala dari sakit paru-paru seperti COPD atau yang juga dikenal dengan nama Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Saat napas pendek-pendek terjadi, maka penderita biasanya akan mengurangi aktivitas dan memilih untuk banyak beristirahat. Penyakit Paru Paru Dan Cara Mengobati

Apabila benar bahwa kondisi napas pendek-pendek merupakan gejala dari COPD, maka banyak yang salah sangka bahwa beristirahat bakal dapat membuat kondisi menjadi lebih baik. Paru-paru bermasalah seperti COPD akan lebih baik apabila justru tubuh diajak untuk bergerak lebih. Tubuh yang beraktivitas aktif justru akan membuat performa paru-paru terdongkrak lebih baik yang hasilnya tubuh menjadi lebih bugar.

2. Pusing yang Dialami Setiap Pagi

Paru-paru yang bermasalah salah satu gejalanya adalah mengalami sakit kepala yang terjadi khususnya setiap pagi tepat setelah bangun tidur. Hal ini bisa terjadi ketika pernapasan Anda tidak bisa dilakukan secara dalam-dalam saat sedang tidur. Gejala ini ada hubungannya dengan gejala yang pertama disebutkan, napas pendek-pendek.

Pendeknya napas akan memicu penumpukan karbondioksida di dalam paru-paru yang lalu dapat membuat pembuluh darah terpengaruh dan akhirnya menjadi faktor penyebab sakit kepala. Merasa pusing setiap pagi kerap tidak begitu disadari oleh banyak orang karena mengira ini adalah sakit kepala biasa yang padahal bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda memiliki paru-paru yang bermasalah.

 

3. Kesulitan Tidur

Sulit tidur juga bisa menjadi gejala paru-paru yang bermasalah, apalagi bila Anda terlalu sering menumpuk bantal dengan tujuan supaya dapat menambah kenyamanan untuk bernapas. Beberapa orang yang mengalami kesulitan tidur karena pernapasan terganggu pun akan memilih tidur di kursi supaya lebih baik. Ketika Anda memutuskan untuk tidur telentang dengan tidak memakai bantal dan dengan posisi lurus, maka hal ini akan membuat kinerja paru-paru menjadi lebih keras.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadai bahwa kesulitan tidur atau bahkan tidak bisa nyenyak karena sulit bernapas itu bukan berasal dari paru-paru mereka. Kondisi ini dianggap biasa sehingga mereka lebih fokus bagaimana membuat posisi lebih nyaman ketika akan tidur. Namun sebenarnya kondisi Anda bisa lebih serius dari sekadar salah posisi tidur dan jika disertai pusing, lemah, serta batuk, Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

4. Bibir dan Kuku Berwarna Biru

Kondisi kuku dan bibir yang berwarna biru juga bisa menjadi tanda bahwa paru-paru Anda sedang tidak sehat. Saat paru-paru mengalami masalah, maka otomatis ini menjadikan peredaran oksigen ke seluruh tubuh menjadi kurang sempurna dan dapat memicu bagian tubuh tertentu berwarna biru, seperti kuku dan bibir. Ketika oksigen dapat dibawa oleh darah, warnanya jelas akan cerah merah, sementara darah yang kurang oksigen dapat menjadi kebiruan dan bahkan gelap. Warna kebiruan ini akan tampak di sekitar mata, gusi dan juga bibir pada orang yang kulitnya gelap.

5. Dada Tong

Mungkin Anda sudah pernah mendengar akan istilah barrel chest, yaitu saat paru-paru menjadi bengkak dan ini juga bisa disebut dengan dada tong. Postur tertentu kemudian terbentuk pada tubuh Anda dan hal ini akan segera dapat diketahui oleh dokter saat ia menyuruh Anda mengangkat kedua tangan sambil menarik napas. Gejala ini dapat memicu pembengkakan pada paru-paru dan diafragma akan terdorong ke bawah.

Apabila benar gejala ini adalah gejala COPD, maka Anda perlu melihat dan mengecek apakah dinding dada membesar sedangkan otot dada, iga dan otot leher akan melemah. Itulah mengapa orang yang mengalami paru-paru bermasalah cenderung memilih atau kebiasaan berposisi duduk dengan postur menjorok ke depan. Atau kalau tidak, ia akan duduk dengan lutut di depan dada dalam keadaan ditekuk.

6. Membengkaknya Bagian Kaki

Tanda bahwa paru-paru Anda bermasalah bisa juga dengan pengalaman di mana pergelangan kaki membengkak. Karena jantung dan paru-paru saling berkaitan satu sama lain, maka gejala pembengkakan seperti ini bisa jadi menunjukkan bahwa Anda tengah mengidap penyakit jantung. Teorinya, oksigen tidak bisa didapat tubuh secara cukup saat paru-paru bermasalah dan ini menjadikan kemampuan jantung untuk memompa pun akan melemah sehingga cairan akan menumpuk di bagian kaki yang kita sebut dengan kondisi bengkak. Obat Penyakit Paru Paru

Ada satu keadaan di mana jantung kemungkinan kesulitan dalam proses memompa darah ke ginjal dan lever. Maka jelas bahwa kedua organ penting tersebut pun fungsinya menjadi terhambat. Ginjal dan lever berguna untuk menghilangkan cairan dan racun yang seharusnya tubuh keluarkan. Gejala seperti ini biasanya dikira sebagai edema yang padahal bisa berupa penyakit jantung hanya karena mekanismenya yang cukup mirip.

7. Batuk-batuk

Batuk jika terjadi dan dialami dalam frekuensi yang terlalu sering, maka Anda seharusnya patut mencurigai kondisi tubuh Anda. Penyebab batuk berdahak sesekali saja bisa jadi memang batuk biasa, namun ketika sudah terlalu sering dan bahkan seolah-olah batuk tersebut susah sembuh yang juga datang secara bertubi-tubi tiada jeda, paru-paru Anda jelas sedang bermasalah. Seringnya batuk dapat menjadi tanda bahwa saluran bronchial Anda mengalami peradangan di mana menjadikan sisi elastisnya menurun.
Ketika keelastisan dari saluran bronchial tersebut mengalami menurun karena radang, hal ini akan berimbas langsung ke dinding saluran pernapasan. Bagian ini akan menjadi lebih tebal dari biasanya. Bahkan ada lebih banyak lendir yang diproduksi di dalamnya yang akan membuat Anda menjadi sering batuk-batuk. Untuk mengetahui kondisi sebenarnya, melakukan rontgen paru-paru merupakan keputusan yang baik.

Jenis Penyakit Paru-paru

Pneumonia

Penyebab dari pneumonia adalah jaringan paru atau parenkim yang terkena infeksi oleh virus, jamur atau bisa jadi bakteri. Pemicu pneumonia pada umumnya adalah bakteri streptokokus dan bakteri Mycoplasma pneumoniae. Gejala yang terjadi pada penderita pneumonia adalah sesak napas serta batuk berdahak yang keluarnya bertekstur kental dan kuning. Dada juga akan terasa nyeri dan penderita akan mengalami demam naik turun.

Untuk mencegah atau menangani pneumonia, sangat penting untuk menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh. Sangat disarankan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan agar tidak terkena bakteri. Olahraga secara rutin pun akan dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar, ditambah dengan mengkonsumsi makanan bergizi.

Asma

Penyebab penyakit asma adalah adanya penyempitan sementara yang terjadi di bagian saluran pernapasan sehingga seseorang akan menjadi kesulitan saat mengampil napas. Lokasi tepatnya terjadinya penyempitan ini adalah di bagian pembuluh tenggorokan. Hanya saja, penyebabnya bukan hanya semata-mata penyempitan ini karena bisa juga datang dari perubahan suhu, faktor keturunan, kelembaban, ketegangan emosi, tubuh yang terlalu aktif bergerak, serta debu.

Serangan sesak nafas memang dapat terjadi dan akan hilang sendiri, namun apabila jenis serangan adalah serangan berat, harus segera ditangani. Jika serangan pada level berat tidak mendapat penanganan medis secepat mungkin, hal ini akan memicu kematian karena akhirnya si penderita tidak bisa bernapas lagi. Gejala kondisi asma adalah sulitnya penderita untuk bernapas yang disertai dengan mengi.

 

Cara mencegah maupun menangani ciri-ciri asma adalah penderita sebaiknya menjauhkan diri dari alergen atau obyek yang bisa membuat reaksi alergi dan sesak napas muncul. Perlu juga untuk selalu berada di ruangan yang cukup luas agar penderita tercegah dari mengalami kekurangan udara.

Tuberkulosis (TBC)

Penyebab TBC adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini juga dapat menular dengan mudah melalui air liur yang misalnya terpercik saat penderita batuk atau bersin. Gejala yang terjadi pada penderita adalah batuk berdahak yang tidak sembuh-sembuh dan bisa mencapai 3 minggu lebih. Batuk yang berkelanjutan pun dapat juga disertai dengan darah.

Penderita juga dapat mengalami demam yang akan dirasakan pada pagi dan sore hari. Ketika malam tiba, penderita akan mudah berkeringat walaupun tidak melakukan aktivitas berat maupun saat hawa tidak begitu panas. Hal ini akan mengganggu tidur penderita sehingga penderita akan mengalami kurang tidur. Gejala lainnya yang perlu diperhatikan dan diwaspadai adalah turunnya nafsu makan pada penderita.

 

Cara mencegah atau menanganinya adalah segera pergi ke dokter untuk mendapatkan diagnosisnya. Sangat perlu untuk memastikan apakah gejala-gejala yang terjadi tersebut merupakan tanda bahwa TBC tengah menyerang Anda atau anggota keluarga Anda. Sebagian orang akan dengan santai menganggap batuk sebagai penyakit biasa yang nanti bisa sembuh sendiri, namun ketika sudah sangat lama maka perlu diperiksakan ke dokter.

Bronkitis

Penyebab penyakit bronkitis sangat beragam karena ini faktornya bisa berupa virus, kuman, atau infeksi bakteri. Namun, polutan udara, asap rokok, serta debu pun dapat dimasukkan ke dalam golongan penyebab bronkitis. Penyebab bronkitis sendiri merupakan sebuah penyakit paru-paru di mana terjadi peradangan di bagian bronkus atau yang juga dikenal dengan saluran pembawa udara menuju paru-paru.

Penyakit bronkitis akan memicu gejala seperti batuk-batuk yang akan dialami bersama dengan demam. Batuk ini bertipe batuk berdahak di mana dahak yang keluar akan berwanra kuning apabila infeksi kumanlah yang menyebabkannya. Jika sudah dalam level kronis, maka batuk berdahak yang dialami akan dialami bersama dengan gejala sesak napas yang akan terjadi selama berbulan-bulan dan bahkan bisa dalam jangka waktu panjang bertahun-tahun.

Cara mencegah dan menangani penyakit bronkitis adalah dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan yang benar dan bergaya hidup sehat. Makanan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan adalah buah-buahan dan sayuran. Sementara untuk mengatasi bronkitis kronis, Anda yang memiliki kebiasaan merokok wajib untuk belajar berhenti dari kebiasaan tersebut dan juga tidak menjadi perokok pasif dengan menjauhi asap rokok di manapun Anda berada.

Emfisema

Penyebab dari paru-paru bermasalah ini adalah sisi elastis alveolus yang hilang. Alveolus sendiri merupakan gelembung-gelembung yang terdapat di bagian organ paru-paru manusia. Ketika seseorang menderita penyakit emfisema, maka dipastikan bahwa volume paru-parunya akan lebih besar apabila Anda membandingkannya dengan volume paru-paru orang yang tidak menderita emfisema. Penyebab utamanya adalah kekurangan enzim Alfa-1 dan asap rokok.
Salah satu alternatif untuk mengobati Penyakit Paru Paru adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang bermanfaat membantu pengobatan penyakit anda, kami De Nature Indonesia menyediakan produk obat herbal untuk membantu penderita Penyakit Paru Paru

“Detopar & Pipeca dari De Nature Indonesia”

Detopar & Pipeca dari kami De Nature. Salah satu produk Obat Herbal Alami, diproduksi lebih dari 10 tahun yang sudah dipercaya sampai sekarang. Terbuat dari bahan herbal, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek Samping. Segera obati penyakit Paru Paru anda, dengan izin Alloh SWT mudah-mudahan dapat terobati. Amin. Untuk pemesanan obat herbal Penyakit Paru Paru bisa melakukan kontak dengan kami.
Separah apapun penyakit yang anda alami dapat disembuhkan jika anda sendiri mau berusaha mengobatinya, Penyakit Paru Paru anda bisa disembuhkan secara cepat dan aman! Silahkan kontak kami
banner obat paru paru
Produk kami telah terdaftar oleh DINAS KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA dengan Nomor Izin POM TR.173399941 dan POM TR.173394651.
PAKET OBAT PARU PARU@ RP 295.000,- (DETOPAR + PIPECA)
*Harga sewaktu waktu bisa berubah*
Beli Satuan: 1 Botol DETOPAR : Rp 150.000,- 1 Botol PIPECA: Rp 150.000 ,-
(Belum termasuk Biaya Kirim)
Untuk biaya kirim wilayah Jawa 25.000, Luar Jawa 55.000, Papua 100.000
Loh kok Mahal…?
Mahal atau murah itu relatif, jika dibandingkan dengan operasi untuk menghilangkan Penyakit Paru Paru itu biaya bisa mencapai jutaan. Dengan cara tradisional ini untuk harga paket obat Penyakit Paru Paru tersebut sangat murah, jika di bandingkan dengan operasi, serta bisa dikerjakan sendiri di rumah.
paket obat paru paru