Gejala Penyakit Gonore

Gonore adalah penyakit menular seksual (PMS). Ini disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorhoeae. Gonore biasanya diobati dengan suntikan antibiotik atau antibiotik oral. Anda berisiko tinggi terkena gonore jika mengalami PMS lain. Beberapa orang mungkin tidak pernah mengalami gejala yang nyata.  Gonore melewati dari orang ke orang melalui seks oral, anal, atau vaginal tanpa kondom. Orang dengan banyak pasangan seksual atau mereka yang tidak menggunakan kondom berisiko besar terinfeksi. Perlindungan terbaik terhadap infeksi adalah pantangan, monogami (seks dengan hanya satu pasangan), dan penggunaan kondom yang tepat. Perilaku yang membuat seseorang lebih cenderung terlibat dalam hubungan seks tanpa kondom juga meningkatkan kemungkinan infeksi. Perilaku ini termasuk penyalahgunaan alkohol dan penyalahgunaan obat terlarang, terutama penggunaan obat intravena. Ini cenderung menginfeksi daerah lembab yang hangat dan lembab, termasuk:

  • Uretra (tabung yang mengalirkan air kencing dari kandung kemih)
  • Mata
  • Tenggorokan
  • Vagina
  • Dubur
  • Saluran reproduksi wanita (tuba falopi, serviks, dan rahim)
  • Obat Kencing Nanah


Gejala Gonore

Gejala biasanya terjadi dalam dua sampai 14 hari setelah terpapar. Namun, beberapa orang yang terinfeksi gonore tidak pernah mengalami gejala yang nyata. Penting untuk diingat bahwa seseorang dengan gonore yang tidak memiliki gejala, juga disebut pembawa nonsymptomatic, masih menular. De Nature Indonesia , Seseorang lebih cenderung menyebarkan infeksi ke pasangan lain bila tidak memiliki gejala yang nyata.


Gejala pria


Pria mungkin tidak mengalami gejala yang nyata selama beberapa minggu. Beberapa pria mungkin tidak pernah mengalami gejala. Biasanya, infeksi mulai menunjukkan gejala seminggu setelah penularannya. Gejala pertama yang terlihat pada pria seringkali merupakan sensasi terbakar atau menyakitkan saat buang air kecil. Seiring perkembangannya,

Infeksi akan tinggal di dalam tubuh selama beberapa minggu setelah gejala tersebut diobati. Dalam kasus yang jarang terjadi, gonore dapat terus menyebabkan kerusakan pada tubuh, Obat Sipilis khususnya uretra dan testikel. Nyeri juga bisa menyebar ke rektum.

gejala lainnya mungkin termasuk:

  • Frekuensi atau urgensi kencing yang lebih besar
  • Cairan seperti nanah (atau tetesan) dari penis (putih, kuning, krem, atau kehijauan)
  • Bengkak atau kemerahan pada saat pembukaan penis
  • Bengkak atau nyeri pada buah pelir
  • Sakit tenggorokan yang terus-menerus

Gejala wanita

Banyak wanita tidak mengembangkan gejala gonore secara terbuka. Ketika wanita mengalami gejala, mereka cenderung ringan atau serupa dengan infeksi lain, membuat wanita lebih sulit dikenali. Infeksi gonore bisa tampak seperti ragi vagina atau infeksi bakteri. Gejalanya meliputi:

  • Keluar dari vagina (berair, krem, atau sedikit hijau)
  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering
  • Periode yang lebih berat atau bercak
  • Sakit tenggorokan
  • Rasa sakit saat terlibat dalam hubungan seksual
  • Nyeri yang tajam di perut bagian bawah
  • Demam

Komplikasi Gonore

Wanita berisiko lebih besar terkena komplikasi jangka panjang dari infeksi yang tidak diobati. Infeksi yang tidak diobati dengan gonore pada wanita dapat menaiki saluran reproduksi wanita dan melibatkan rahim, saluran tuba, dan ovarium. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit radang panggul (PID) dan dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan kronis serta merusak organ reproduksi wanita. PID juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual lainnya. Wanita juga dapat mengembangkan pemblokiran atau bekas luka pada tuba falopi, yang dapat mencegah kehamilan di masa depan atau menyebabkan kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi saat sel telur membuahi di luar rahim. Infeksi Gonore bisa terjadi pada bayi yang baru lahir saat melahirkan. Pria mungkin mengalami jaringan parut pada uretra. Pria juga bisa mengalami abses yang menyakitkan di bagian dalam penis. Infeksi dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan atau kemandulan. Saat infeksi gonore menyebar ke aliran darah, baik pria maupun wanita bisa mengalami artritis,

Mencegah Gonore

Mencegah peyakit menular seksual, termasuk gonore, lebih mudah daripada mengobatinya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjangkit gonore:

  • Berkomunikasilah dengan pasangan sebelum Anda melakukan hubungan seksual. Beberapa pertanyaan seperti riwayat hubungan seksual sebelumnya, jumlah partner seksual, serta jenis pengaman yang digunakan dapat menjadi informasi penting. Perlu diingat bahwa seseorang bisa saja terjangkit menular seksual tanpa menyadarinya.
  • Bertanggung jawab atas aktivitas seksual Anda. Hindari hubungan seksual apabila Anda mengidap gonore, atau sedang dalam pengobatan untuk gonore. Hindari pula berhubungan seksual dengan orang yang mengidap gonore.
  • Jangan berganti-ganti pasangan. Risiko tertular gonore dan penyakit menular seksual lainnya akan meningkat apabila Anda berganti-ganti pasangan seksual.
  • Gunakan pelindung (kondom). Kondom dapat menurunkan risiko terjangkit gonore dan penyakit menular seksual lainnya seperti klamidia dan HIV. Selalu gunakan kondom saat melakukan hubungan dengan pasangan baru, hingga benar-benar terbukti bahwa pasangan Anda bebas dari penyakit menular seksual.
Pengob